0
Dikirim pada 26 Maret 2011 di Uncategories

Dulu, ketika kakek masih hidup, beliau sering mengajak saya memancing ke beberapa sungai dan bendungan. Kegemaran beliau ini membuatnya senang mengoleksi benang dan joran pancing. Kakek saya bekerja sebagai tukang batu plus tukang kayu, meskipun sudah berumur beliau masih sering dimintai tolong untuk membuat rumah. Nah, dari pekerjaan inilah beliau membiayai hobi memancingnya. Beberapa kali saya diajak memancing, terus terang saja, saya tidak terlalu suka kegiatan ini, saya terlalu bosan jika harus disuruh duduk menunggu umpan disambar ikan. Pun demikian, ketika joran saya berhasil mendapatkan ikan, saya selalu meminta kakek untuk melepas mata kail dari mulut si ikan, saya selalu tidak tega melihat ikan kesakitan, apalagi kalau harus memasang cacing di mata kail....ehhhh, ampun dah.

Lambat laun, saya jadi menyadari bahwa kebiasaan memancing ini ternyata ada gunanya. Kok bisa? Begini, setiap hendak pergi memancing, kami selalu mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Mulai dari kesiapan alat dan umpan yang nantinya akan kita pakai, semuanya direncanakan dengan detail. Karena, tiap ikan memiliki umpan dan teknik memancing yang berbeda.

Nah, ketrampilan ini bisa diterapkan dalam kehidupan. Mencari rejeki sama seperti ketika kita memancing ikan, keduanya tersembunyi, kita jelas-jelas tidak mengetahui dimana �mereka� bersembunyi, tugas kita hanyalah mempersiapkan umpan dan peralatan sebaik mungkin, memilih �sungai� yang tepat dan selalu bersiap-siap jika �cuaca� berubah menjadi buruk. Dibutuhkan kesabaran dan fokus penuh untuk dapat memeroleh rejeki yang cukup, kita harus waspada. Sehingga, ketika �joran� disentuh �ikan�, kita bisa dengan cepat menarik dan mendapatkan hasil.

Beberapa teknik yang paling saya ingat adalah:

  1. kakek selalu memasang mata kail lebih dari 3 buah disetiap joran pancing
  2. kakek selalu memasang lonceng kecil di setiap joran yang ada
  3. kakek selalu membawa lebih dari sepuluh joran pancing
  4. kakek selalu menancapkan joran pancing kedalam tanah dengan sudut 60 derajat

Setelah tiap joran diberi umpan, dilempar, dan ditancapkan ketanah. Beliau lantas menyalakan rokok dan menunggu bunyi lonceng. Dan, ketika lonceng berbunyi, ditariknya joran itu dan ... setidaknya ada 2 - 3 ekor ikan berhasil dipancing ^^.

Rasul saw bersabda "Undanglah rejeki kalian dengan bersedekah."

Ali bin Abi Thalib berkata "Pancinglah rejeki dengan bersedekah"



Dikirim pada 26 Maret 2011 di Uncategories
comments powered by Disqus
Profile

“ Haji/Hajjah andoria ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 124.858 kali


connect with ABATASA